Tampilkan postingan dengan label book review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label book review. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Juni 2008

A Small Place ; Sebuah Narasi Poskolonial


Judul buku : A Small Place; sebuah narasi poskolonial
Penulis : Jamaica Kincaid
Penerbit : Lafadl
Terbitan : Juli 2006

Tentang Antigua, setelah bertahun-tahun lepas dari penjajah. Kincaid benar-benar mengisi protes dalam tiap seluk beluk Antiguanya, Antigua yang dikenalnya dulu dan antiguanya sekarang, diceritakannya secara physically detail, kemudian menyeruak ke bagian tersembunyi yang tak diketahui oleh orang-orang yang tak mengenal Antigua, bagian yang merupakan protes seorang Kincaid sebagai orang yang mencintai tanah kelahirannya.

Penjajahan yang dulu pernah berlangsung di Antigua, bahkan setelah kemerdekaan masih saja berlangsung. Orang-orang inggris yang dulu menjajah, bangsa asing lain yang dulu juga ikut mereguk keuntungan dari kondisi penjajahan dan ditambah dengan orang Antigua sendiri yang berada di kalangan atas, mereka masih saja menjadikan Antigua sebagai sebuah tanah penjajahan, masih tetap memeras dan memperbudak rakyat. Setiap orang yang datang ke Antigua dan punya banyak uang, seakan bisa membeli apa saja disana.

Sebuah narasi yang detail sekali tentang Antigua poskolonial. Tentang kenyataan, tentang perasaan seorang Antigua yang mencintai tanah airnya. Keadaan seperti di Antigua, mungkin secara umum masih banyak terjadi di Negara-negara bekas jajahan, seperti juga di negeri kita ini, Indonesia.

Jumat, 11 April 2008



Judul buku : Affair; Obrolan Tentang Jakarta

Pengarang : Seno Gumira Ajidarma

Penerbit : Buku Baik

Tahun terbitan : 2004


Awal membeli buku ini dan kubaca beberapa lembar halamannya, kok.., kata-katanya keren ya, berkualitas. Ingin tahulah aku siapa dalangnya, walah dalah…, ternyata Seno, lha ya iya.


Seperti sub judulnya, memang dalam buku ini bercerita banyak tentang jakarta. Mulai dari yang tampak umum sampai segala remeh temeh, plus kajian mendalam yang filosofis tapi tetap membumi. Luar biasa memang Seorang Seno mengantarkan pembaca menjelajahi Jakarta.


Walau secara kontekstual ini bercerita tentang jakarta, tapi menurutku fenomena dengan tipikal serupa terjadi banyak di kota-kota lainnya di Indonesia, terutama kota besar. Apa memang itu sindrom kota besar atau jakarta memang menjadi kiblat bagi kehidupan manusia perkotaan Indonesia.


Banyak banget kritik sosial dalam buku ini yang disajikan dengan ringan dan menarik. Mencari makna dalam keseharian, yang mungkin sudah kita anggap lumrah tanpa tahu alasannya mengapa, mungkin ya…., karena hal tersebut dilakukan banyak orang, that’s it.


Buku ini layak dibaca dan dikoleksi, juga boleh dicoba crosscheck kebenarannya, mungkin akan terpingkal-pingkal kita dibuatnya, sembari membatin “bener juga ya Om Seno”.